Musi Banyuasin (01/07), bertempat di Ruang Rapat Serasan Sekate Auditorium Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) telah dilaksanakan Rapat Koordinasi Pencegahan dan Pengendalian Bahaya Kebakaran Hutan, Kebun dan Lahan (Karhutbunla) yang diselenggarakan oleh BPBD Musi Banyuasin. Kegiatan ini dihadiri oleh Pj. Bupati Musi Banyuasin, Sekretaris Daerah Musi Banyuasin, Komandan Kodim 0401 Musi Banyuasin, Kepala Stasiun Meteorologi SMB II Palembang, Dinas Sosial, Dinas Lingkungan Hidup, serta instansi dan para perwakilan dari perusahaan di wilayah Musi Banyuasin dan sekitarnya.

Sebagai salah satu narasumber, Kepala Stasiun Meteorologi SMB II Palembang Siswanto ST, M.Si, menyampaikan berdasarkan analisis dan prediksi suhu rata – rata permukaaan untuk Dasarian III Juni 2024 sampai dengan Dasarian II Juli 2024 suhu rata – rata permukaan diprediksi berkisar 24 – 29 derajat celcius serta luas lahan yang terbakar di Sumatera Selatan pada 2023 masih lebih rendah dibandingkan 2015 ataupun 2019. Monitoring Hotspot atau titik panas pada 28 Juni 2024 wilayah Sumatera Selatan teramati jumlah hotspot yang berada pada wilayah Sumatera Selatan sebanyak 11 titik dengan tingkat kepercayaan sedang. Sedangkan untuk wilayah Musi Banyuasin terdapat 2 titik Hotspot dengan tingkat kepercayaan sedang.

Prospek prakiraan musim kemarau tahun 2024 berdasarkan update inisial Januari 2024, awal musim kemarau diprediksi terjadi secara bertahap mulai Mei hingga Juli 2024 dimana secara umum akan sama hingga lebih mundur dibandingkan normalnya dengan sifat hujan berkisar antara Normal hingga Atas Normal. Puncak musim kemarau secara umum diprediksi akan terjadi pada Juli hingga Agustus 2024 dimana secara umum akan maju atau sama dibandingkan normalnya. Musim kemarau diprediksi berdurasi antara 3 hingga 15 dasarian dimana sebagian besar wilayah Sumatera Selatan mengalami durasi musim kemarau yang lebih dibandingkan normalnya.

Sementara wilayah Musi Banyuasin diprakirakan memasuki awal Musim Kemarau pada Bulan Juni dan memasuki puncak musim kemarau pada Bulan Juli. Berdasarkan prakiraan hujan bulanan, wilayah Musi Banyuasin masuk pada kategori rendah – menengah (50-150 mm) per bulan pada Bulan Juli, Agustus, dan September. Diprakirakan untuk Wilayah Musi Banyuasin, mulai terdapat potensi mudah – sangat mudah terbakar pada tanggal 2 Juli 2024 dan 4 Juli 2024 berdasarkan indikator Indeks bahan bakar halus (FFMC). Diharapkan dan dihimbau kepada masyarakat agar selalu waspada, tidak melakukan pembakaran hutan, kebun dan lahan serta membuang puntung rokok secara liar untuk meminimalisir terjadinya kebakaran hutan, kebun dan lahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PHP Code Snippets Powered By : XYZScripts.com