Kepala Stasiun Meteorologi SMB II Palembang, Siswanto, ST, M.Si menyebutkan bahwa musim kemarau sudah memasuki Sumatera Selatan. Musim Kemarau yang terjadi di Sumatera Selatan memiliki karakteristik yang tidak bersamaan. Untuk wilayah Kabupaten / Kota yang lebih awal sudah memasuki musim kemarau khususnya di Sumatera Selatan Bagian Timur seperti Palembang, Banyuasin, Sebagian Musi Banyuasin, OKI, OKU, OKU Timur dan Ogan Ilir.

Secara bertahap musim kemarau ini akan diikuti oleh wilayah Sumatera Selatan Bagian Tengah seperti Lahat, Musi Banyuasin, Musi Rawas, Pali, Sebagian OKU Timur dan OKU. Kemudian di akhir Bulan Juni di wilayah Sumatera Selatan Bagian Barat yang berada di dataran tinggi Sumatera Selatan.

Siswanto menambahkan dampak yang bisa dipastikan dari musim kemarau ini biasanya ada di beberapa wilayah yang dirincikan dengan adanya penurunan jumlah curah hujan dalam jangka panjang, dan masyarakat tetap waspada dan dapat mengelola lingkungan serta air bersih khususnya Bulan Juli dan Agustus dikarenakan Sumatera Selatan akan memasuki puncak musim kemarau.

Dihimbau kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap dampak yang ditimbulkan dari musim kemarau, dan mengingatkan masyarakat yang memiliki lahan gambut yang luas untuk dijaga agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PHP Code Snippets Powered By : XYZScripts.com