Disampaikan oleh Kepala Stasiun Meteorologi SMB II Palembang Bapak Siswanto, ST, M.Si cuaca panas yang terjadi selama sepekan terakhir dipicu dari fenomena ekuinoks.

Fenomena ekuinoks merupakan fenomena posisi matahari yang berada tepat diatas garis khatulistiwa sehingga sinar matahari yang diterima permukaan bumi cukup maksimum. Untuk itu sepanjang hari masyarakat Kota Palembang akan merasakan kondisi cuaca cukup panas atau gerah yang luar biasa di siang hari yang bersamaan dengan pelaksanaan ibadah puasa.

Sinar matahari atau energi matahari yang diterima permukaan bumi cukup maksimum jika dibandingkan beberapa bulan sebelumnya. Artinya posisi matahari tepat tegak lurus di atas kepala kita, sehingga yang kita rasakan panas dan gerah yang luar biasa.

Fenomena Ekuinoks termasuk fenomena yang biasa dan berulang tiap tahunnya. Maka dari itu, masyarakat Kota Palembang dapat mengantisipasinya dengan banyak meminum air putih, serta bagi Muslim disarankan pada berbuka puasa tidak mengkonsumsi air dingin, sehingga tidak mengganggu kondisi kesehatan di tengah cuaca panas saat ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *