Dalam rangka Kunjungan Kerja Komisi V DPR RI ke Palembang untuk peninjauan infrastruktur dan transportasi ke Provinsi Sumatera Selatan, BMKG Palembang turut hadir dalam kegiatan ini.

BMKG yang diwakili oleh Kepala Balai Besar MKG Wilayah 1, Bpk. Hendro Nugroho, ST., M.Si serta Koordinator BMKG Sumsel Bpk. Wandayantolis, S.Si., M.Si dan Kepala Stasiun Meteorologi SMB II, Bpk. Siswanto, ST., M.Si

Disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi V DPR RI Roberth Rouw mengatakan, “pihaknya menyoroti soal dua renovasi tower jembatan amperan dan dermaga 7 ulu palembang yang ditabrak tongkang batu bara. Tower jembatan ampera yang satu sudah selesai direnovasi, kami berharap untuk tower kedua dapat selesai pada 2024 ini. Kami ingin dua tower Jembatan Ampera ini menjadi destinasi wisata baru dan menghasilkan PAD (Pendapatan Asli Daerah)”, tuturnya setelah melakukan pertemuan dengan kementerian dan kepala daerah di dermaga 7 ulu.

Sementara itu dalam penjelasannya disampaikan oleh Bpk. Hendro Nugroho, “BMKG sangat berperan dalam upaya penanganan bencana terutama BMKG Sumsel. Tantangan cuaca dan iklim dalam penanganan bencana hidrometeorologi di sumsel, seperti musim kemarau berupa suhu ekstrem, kekeringan, titik panas dan kebakaran hutan, lahan dan pemukimam. Serta Bencana saat musim hujan seperti banjir dan tanah longsor. Hingga adanya bencana hidrometeorologis transisi yaitu angin kencang, puting beliung, dan hujan es”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *