Palembang (17/01), Hadir sebagai Narasumber Kepala Stasiun Meteorologi SMB II Palembang, Bapak Siswanto, ST., M.Si dalam Talkshow bersama Radio Sonora Palembang yang dipandu oleh Esy Armisi yang mengangkat tema “Siaga Bencana”. Disampaikan Bapak Siswanto bahwa sepekan terakhir di Palembang telah mendapatkan informasi dari beberapa sumber setidaknya di beberapa kabupaten/kota telah muncul dampak Bencana Hidrometeorologi yang dipicu oleh akibat dari cuaca ekstrem salah satunya fenomena curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berdampak di daerah Banyuasin, Musi Banyuasin, Muratara dan Musi Rawas menetapkan status siaga darurat. Di beberapa daerah lain OKU dan OKU Timur sedang siaga bencana, Serta di daerah Empat Lawang, lahat, Muara Enim, Pali seminggu terakhir sudah terjadi banjir yang diakibatkan oleh faktor hujan.

Beberapa daerah yang ada di Palembang dan Banyuasin banjir dikarenakan 2 faktor yakni pasang surut yang cukup tinggi belakangan ini dan faktor kedua karena Palembang masuk dalam Daerah Aliran Sungai (DAS) yang masuk ke sungai Induk atau Sungai Musi karena anak sungai sejumlah daerah di Sumsel masuk ke aliran sungai Musi sehingga membuat volume air pasang dan menyebabkan genangan atau banjir.

DAS yang masuk ke sungai Musi berasal dari dari anak sungai dari daerah Lahat Kikim yang kemudian juga masuk ke sungai Musi, Muratara, sebagian dari Musi Rawas dan masuk induk sungai Musi juga masuk dari DAS Ogan dan OKU

Setidaknya dari bulan Desember 2023 hingga Januari 2024 sudah memasuki musim penghujan bahkan sudah memasuki puncak musim penghujan. Beberapa daerah atau kawasan di Palembang memiliki curah hujan yang cukup tinggi dan akan berdampak pada bencana hidrometorologi.

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG masih akan terjadi hujan sedang hingga lebat ke depan. Dihimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dan siap siaga serta selalu mengupdate informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG atau melalui instagram @infocuacasumsel.



PHP Code Snippets Powered By : XYZScripts.com